02 September 2018

Gaya Lorentz

Gaya Lorentz adalah gaya yang terjadi pada sebuah penghantar berarus listrik di dalam medan magnet. Untuk menentukan arah gaya Lorentz dapat digunakan kaidah tangan kanan. Besar gaya Lorentz dipengaruhi kuat medan magnet ( B ), besarnya kuat arus ( I ), panjang penghantar ( L ).
Gaya Lorentz terbesar terjadi jika garis gaya magnetik tegak lurus terhadap arah arus listrik
Dirumuskan:

            F = B × l × L
Keterangan:
F     = Besarnya Gaya Lorentz, satuannya Newton.
B     = Kuat medan magnet, satuannya Tesla.
I      = Kuat arus listrik, satuannya Ampere.
L     = Panjang kawat penghantar, satuannya meter.
Untuk menentukan arah gaya Lorentz, arah medan magnet dan arah arus digunakan aturan tangan kanan terbuka.



Yang berkenan untuk memperoleh materi Gaya Lorentz yang lengkap klik link Download
..
..

Medan Magnet

1.        Pengertian Medan Magnet
Medan magnet adalah suatu daerah di sekitar magnet di mana masih ada pengaruh gaya magnet. Adanya medan magnet ini dapat kita tunjukkan dengan menggunakan serbuk besi dan dapat pula menggunakan kompas.
a)         Letakkan sebuah magnet batang.
b)         Di atas magnet tersebut, letakkan sehelai kertas putih (misal kertas karton).
c)         Taburkan serbuk besi merata di atas kertas itu.        
d)         Kemudian ketuk-ketuk kertas itu beberapa kali     




Yang berkenan untuk memperoleh materi Medan Magnet yang lengkap klik link Download
..
..

Teori Kemagnetan dan Kemagnetan Bumi

1.        Teori Kemagnetan                                                      
·       Sebuah bahan magnet tersusun dari sejumlah besar magnet-magnet kecil yang dinamakan magnet elementer
·       Pada magnet, magnet elementer tersusun secara teratur, sedangkan pada bahan nonmagnetik, magnet elementer tersusun secara acak;
·       Prinsip membuat magnet adalah menjadikan magnet elementer yang tadinya tidak teratur menjadi teratur dan searah;
·       Pada bahan magnet lunak, magnet elementer mudah “diputar” sehingga bahan-bahan tersebut mudah dijadikan magnet;
·       Pada bahan magnet keras, magnet elementer sukar “diputar” sehingga bahan ini sukar dijadikan magnet;
·       Bila magnet permanen dipotong, masing-masing potongan akan tetap mempunyai dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.



Yang berkenan untuk memperoleh materi Teori Kemagnetan dan Kemagnetan Bumi yang lengkap klik link Download
..
..

Cara Membuat Magnet dan Menghilangkan Sifat Magnet

1.      Cara Membuat Magnet
a.          Membuat magnet dengan cara menggosok                    
Membuat magnet dengan cara digosok adalah dengan menggosokkan secara teratur magnet tetap pada bahan yang akan dijadikan magnet (besi atau baja). Menggosok dilakukan berulang-ulang hingga pada hasilnya besi yang digosok tadi menjadi magnet. Kutub magnet pada ujung besi yang digosok akan berlawanan dengan kutub yang digosokkan.
b.         Membuat magnet dengan arus listrik (electromagnet)                     
Membuat magnet dengan menggunakan arus listrik adalah dengan memberikan aliran arus listrik pada sepotong besi dililit kawat beremail dan ujung kawat dihubungkan dengan sumber arus (baterai) selama beberapa menit, maka selama arus mengalir paku besi bersifat magnet. Kemagnetan akan hilang jika arus listrik diputus.

Yang berkenan untuk memperoleh materi Cara Membuat Magnet dan Menghilangkan Sifat Magnet yang lengkap klik link Download
..
..

Sifat Bahan Magnet

Berdasarkan kemampuan benda menarik benda lain dibedakan menjadi dua, yaitu benda magnet dan benda bukan magnet. Namun, tidak semua benda  yang  berada di dekat magnet dapat ditarik. Benda yang dapat ditarik magnet disebut benda magnetik. Benda yang tidak dapat ditarik magnet disebut benda nonmagnetik.
Berdasarkan sifat magnetnya benda dibagi menjadi 2 macam yaitu ferromagnetic (benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet), paramagnetic (denda yang dapat ditarik magnet dengan lemah) dan diamagnetic (benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet).

1.         Ferromagnetic yaitu bahan yang dapat ditarik oleh magnet dengan kuat. Contoh: besi, baja, nikel, cobalt. Selain dapat ditarik magnet dengan kuat bahan ferromagnetic juga dapat dibuat menjadi magnet. Ferromagnetic berasal dari bahasa latin ferrum yang artinya besi



Yang berkenan untuk memperoleh materi Sifat Bahan Magnet yang lengkap klik link Download
..
..

Sifat Kutub Magnet

Setiap magnet mempunyai bagian yang memiliki gaya tarik paling besar bagian tersebut disebut dengan kutub magnet.
Magnet memiliki dua buah kutub, yaitu kutub utara (N) dan kutub selatan (S). Untuk mengetahui kutub magnet dapat dilakukan dengan cara berikut:
1.     Magnet digantung dengan benang pada statif. Setelah seimbang, ujung yang menghadap utara disebut kutub utara dan ujung yang menghadap selatan disebut kutub selatan.
2.     Magnet yang belum diketahui kutubnya didekatkan ke salah satu ujung magnet tetap yang sudah diketahui kutubnya. Apabila ujung magnet yang saling didekatkan senama, akan terjadi gaya tolak-menolak, apabila tidak senama akan terjadi gaya tarik menarik.


Yang berkenan untuk memperoleh materi Sifat Kutub Magnet yang lengkap klik link Download
..
..

Sistem Reproduksi Wanita

A.   Organ Kelamin Luar
1.    Vulva
Vulva merupakan celah paling luar dari alat kelamin wanita yang berlanjut berupa saluran ke dalam yang disebut Vagina atau liang peranakan. Dinding vagina ini tersusun berlipat-lipat atau mempunyai selaput lendir (bartholin) yang berfungsi untuk mempermudah coitus maupun persalinan.
Pada bagian vagina ini dilapisi oleh selaput tipis atau yang disebut dengan selaput dara (hymen).
Saluran vagina mempunyai fungsi untuk :
a.    Saluran masuknya penis.
b.    Saluran keluarnya darah menstruasi.
c.    Saluran keluarnya bayi pada waktu persalinan.
2.    Klitoris (Kelentit)
Klitoris merupakan jaringan erektil kecil yang sensitif terhadap rangsangan seksual. Terletak pada pertemuan antara kedua labium minora dan dasar mons pubis.


Yang berkenan untuk memperoleh materi Sistem Reproduksi Wanita yang lengkap klik link Download
..
..